Penulis : @Ratu Eka Bkj
CEO, Owner, Founder “EKA BKJ”
RATU EKA BKJ - Antropolinguistik mempunyai, objek kajian yang penting untuk diketahui. Agar, nantinya bisa lebih terarah dalam mengkaji studi ini. Mempunyai, gambaran terkait topik-topik yang akan dibahas. Dengan begitu, Anda dapat mempersiapkan diri.
Terlebih, juga perlu mengetahui tentang ruang lingkup dan konsep-konsepnya. Supaya, bisa mendalami sub bidang yang akan dipelajari. So, untuk lebih jelasnya tentang Antropolinguistik. Yukz, langsung cek pemaparan dari RATU EKA BKJ yang di bawah Guys! Cekidot.
Ruang Lingkup Antropolinguistik
Ruang lingkup Antropolinguistik, sangat luas untuk dikaji. Mencangkup, segala bidang yang berhubungan dengan kemanusiaan dan bahasa. Terkait dengan budaya, identitas, language, ritual, kekuasaan. So, untuk lebih jelasnya berikut pemaparan spesifik, antara lain:
Bahasa Sebagai Produk Budaya
Bahasa dipandang sebagai, hasil kebudayaan manusia.
👉Contoh :
Masyarakat pesisir, memiliki banyak kosakata tentang laut. Misalnya seperti: ombak, pasang, surut, arus, badai. Sedangkan masyarakat pegunungan, memiliki banyak istilah mengenai hutan dan gunung.
Bahasa Sebagai Cermin Budaya
Bahasa mencerminkan nilai, norma, adat, sistem kepercayaan, dan cara hidup.
👉Contoh :
Bahasa Jawa Kawi (Majapahit), mencerminkan bahasa Universal. Tapi, mempunyai kualitas Linguistik yang bagus dan formal. Terlebih, juga mengandung nilai sastra.
Sedangkan, Bahasa Jawa Mataram (Ngoko, Madya, Krama) mengenal tingkatan bahasa. Diantaranya seperti: Ngoko Kasar, Ngoko Alus, Krama Alus, Krama Inggil. Hal ini, mencerminkan budaya penghormatan terhadap usia dan status sosial.
Bahasa Dalam Ritual
Antropolinguistik mengkaji, bahasa yang digunakan dalam berbagai keperluan ritual. Misalnya dalam prosesi pernikahan, kelahiran, kematian, upacara adat, mantra, doa, pidato adat, dan sejenisnya.
👉Contoh :
Dalam upacara adat Batak, terdapat bahasa yang berbeda dengan bahasa sehari-hari.
Bahasa dan Identitas
Bahasa menjadi, identitas suatu kelompok. Menunjukkan asal-usul, etnis, bahkan identitas sosial seseorang.
👉Contoh :
Bahasa Jawa Kawi (Majapahit)
Bahasa Jawa Mataram (Ngoko, Madya, Krama)
Bahasa Madura
Bahasa Sunda
Bahasa Betawi
Bahasa Bali
Bahasa Melayu
Bahasa Minangkabau
Bahasa Bugis
Bahasa Dayak
Bahasa dan Kekuasaan
Bahasa sering digunakan, untuk menunjukkan kekuasaan seseorang. Terkait dengan status sosial, strata sosial, pendidikan, kasta, profesi.
👉Contoh :
Bahasa seorang Birokrasi, berbeda dengan bahasa masyarakat umum.
Bahasa dan Perubahan Budaya
Ketika budaya berubah, bahasa ikut berubah.
👉Contoh :
Dulu = wartel, pager, kaset
Sekarang = streaming, podcast, reels, vlog, influencer
Objek Kajian Antropolinguistik
Objek kajian Antropolinguistik terdapat, beberapa sub bidang. Penting untuk dipahami sebelum mengkajinya. Agar, mempunyai gambaran terkait studinya yang akan dibahas. Karena, akan mencangkup tiga hal penting. Diantaranya seperti: Bahasa, Budaya, dan Masyarakat. So, berikut penjelasan terkait per poinnya, antara lain:
Bahasa
Bahasa menjadi, salah satu objek kajian dari Antropolinguistik. Diantaranya bidang yang dibahas, meliputi: kosakata, fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, pragmatik. Namun, semuanya dipelajari dalam konteks budaya.
Budaya
Selanjutnya, ada Budaya yang juga menjadi objek kajian. Diantaranya mempelajari, seperti: adat, tradisi, sistem nilai, norma, hukum adat, kepercayaan, seni, dan ritual.
Masyarakat
Antropolinguistik melihat, bagaimana masyarakat menggunakan bahasa dalam kehidupan sosial.
Konsep-Konsep Penting Dalam Antropolinguistik
Antropolinguistik memiliki, beberapa konsep penting. Harus diketahui, dan dipahami dengan seksama. Agar, dapat mengkaji studi ini dengan terarah. So, berikut beberapa konsep-konsepnya, antara lain:
Relativitas Bahasa (Hipotesis Sapir-Whorf)
Hipotesis ini menyatakan bahwa, bahasa mempengaruhi cara manusia berpikir dan memahami dunia. Pandangan ini umumnya, dipahami dalam bentuk yang lebih moderat. Yaitu, bahasa dapat mempengaruhi perhatian dan kebiasaan berpikir. Tetapi, tidak sepenuhnya menentukan cara berpikir.
👉Contoh :
Jika suatu bahasa memiliki, banyak istilah untuk jenis hujan. Maka, penuturnya cenderung lebih peka terhadap perbedaan fenomena hujan. Dibandingkan, penutur bahasa yang hanya memiliki satu istilah umum.
Etnografi Berbahasa
Selanjutnya, konsep tentang Etnografi Berbahasa. Mempelajari tentang siapa yang berbicara, kepada siapa, kapan, dimana, mengapa, bagaimana cara berbicara.
👉Contoh :
Bahasa yang digunakan kepada Dosen, berbeda bahasa dengan teman.
Komunitas Tutur
Komunitas Tutur adalah, kelompok masyarakat yang memiliki aturan penggunaan bahasa secara sama.
👉Contoh :
Komunitas nelayan, komunitas pesantren, komunitas akademis, komunitas gamer.
Peristiwa Tutur
Peristiwa Tutur adalah, situasi ketika komunikasi berlangsung.
👉Contoh :
Rapat, ceramah, diskusi, transaksi jual beli, sidang, upacara adat.
Tindak Tutur
Konsep tentang Tindakan Tutur merupakan, kajian yang membahas tentang fungsi suatu ujaran.
👉Contoh :
"Ruangan ini panas"
→ Secara harfiah, hanya menyatakan keadaan.
→ Namun dalam konteks tertentu, dapat bermakna khusus. Diantaranya seperti:
Meminta membuka jendela
Meminta menyalakan kipas
Meminta AC dinyalakan
Contoh Kajian Antropolinguistik di Indonesia
Antropolinguistik dalam mengkaji bidangnya, ada implementasi yang bisa diterapkan. Terdapat contoh kajian, yang akan dipelajari. Tentunya, dalam studi manusia dan bahasa di Indonesia. So, berikut beberapa example yang bisa diketahui, antara lain:
Bahasa Jawa
Meneliti penggunaan Bahasa Jawa Kawi (Majapahit) dalam teks-teks Kitab, Lontar, Prasasti, Mantra dan penggunaannya dalam Seni Budaya Wayang, Reog, Kidung, Langgam, Gending, dan Sastra. Membandingkan, dengan Bahasa Jawa Mataram dalam penggunaan saat ini berdasarkan strata Ngoko, Madya, Krama.
Bahasa Batak
Mengkaji tentang Bahasa Adat Batak dalam acara pesta adat, pemberian ulos, dan musyawarah adat.
Bahasa Bali
Meneliti penggunaan Bahasa Bali dalam upacara keagamaan, ritual Hindu, dan sistem kasta.
Bahasa Dayak
Mengkaji tentang Bahasa Dayak yang dipakai untuk mantra, ritual panen, dan mitologi.
Bahasa Melayu
Membahas tentang Bahasa Melayu yang dipergunakan untuk pantun, syair, dan ungkapan adat.
Demikianlah artikel dari RATU EKA BKJ yang membahas tentang, Antropolinguistik. Berkaitan dengan Ruang Lingkup, Objek Kajian, Konsep-Konsep, Contoh Kajian. Sehingga, dapat berguna bagi khalayak publik. Khususnya, untuk Anda para pembaca yang ingin menambah pengetahuan seputar bidang Linguistik. Terlebih, sebagai sarana referensi dalam dunia akademis. Bahkan, rujukan dalam menulis karya. Oke Guys, sekian dari Kami EKA BKJ dan terimakasih.

Komentar