Sintaksis menjadi kajian Linguistik, yang sangat penting dipelajari. Pasalnya, sebagai tonggak dalam menyusun sebuah penulisan. Berkaitan dengan struktur kalimat, dan hubungan pada setiap kata. Menjadi komposisi bahasa yang lebih besar, seperti frasa dan klausa. Oleh sebab itu, mengkaji-nya merupakan ketetapan paling wajib.
Agar, kita sanggup membuat kalimat yang baik dan benar. Tentunya, dengan pilihan diksi yang tepat. Menggunakan, gramatikal yang sesuai dan selaras. Terlebih, setiap susunan paragraf menghasilkan maksud yang rasional dan logis. Dengan begitu, kita pun akan lebih analitik. So, untuk lebih jelasnya mengenai Sintaksis. Yukz, langsung cek yang di bawah Guys! Cekidot.
Tujuan Pembelajaran Sintaksis
Sintaksis penting untuk dipelajari. Terutama, dalam dunia akademis yang mengambil jurusan Linguistik. Karena, menjadi elemen baku untuk menyusun sebuah bahasa. Terlebih, juga sebagai dasar dalam mengkaji secara ilmiah. So, berikut berbagai tujuan pembelajaran-nya, antara lain :
Memahami Cara Menyusun Kalimat yang Benar
Melalui pembelajaran Sintaksis, maka Anda dapat membuat kalimat dengan benar. Yakni, tepat sesuai susunan yang baku. Selaras, dengan standar tata bahasa.
Menganalisis Struktur Kalimat Dalam Berbagai Teks
Selanjutnya, kalian juga dapat melakukan sebuah analisis pada struktur kalimat. Tentunya, dengan memahami terlebih dahulu tentang teori Sintaksis. Sehingga, dapat panduan yang tepat dan cermat. Agar, analisa lebih objektif dan ilmiah.
Menghindari Kesalahan Gramatikal Dalam Berbicara dan Menulis
Ketika membuat karya tulis, ataupun komunikasi publik. Tentunya, memerlukan sebuah teks yang formal. Sehingga, gramatikal harus yang baku dan benar. Melalui Sintaksis, kesalahan dalam penulisan akan dapat dihindari.
Mengembangkan Keterampilan Linguistik dan Kemampuan Berpikir Analitis
Berkat belajar Sintaksis, dapat meningkatkan keahlian Linguistik yang kita miliki. Sehingga, komunikasi lisan maupun tulis dapat lancar. Tanpa hambatan dan halangan. Terlebih, pola pikir akan lebih analitik. Terstruktur, logis, dan rasional. Terhindar dari, pemikiran yang tidak ilmiah.
Memahami Struktur Kalimat
Mempelajari bagaimana kata-kata disusun menjadi frasa, klausa, dan kalimat yang bermakna. Mengetahui perbedaan, antara jenis-jenis kalimat. Diantaranya seperti kalimat deklaratif, interogatif, imperatif, dan semacamnya.
Menganalisis Unsur-Unsur Kalimat
Mengenal fungsi-fungsi pada Sintaksis. Misalnya seperti subjek, predikat, objek, pelengkap, dan keterangan. Mengidentifikasi peran tiap unsur, dalam struktur kalimat.
Meningkatkan Kemampuan Berbahasa
Memperkuat keterampilan, berbicara dan menulis. Tentunya, dengan kalimat yang benar secara tata bahasa. Menghindari kesalahan Sintaksis, dalam komunikasi sehari-hari maupun akademik.
Menumbuhkan Kemampuan Analisis Linguistik
Mendorong Mahasiswa untuk berpikir kritis, terhadap struktur bahasa. Mampu membedah kalimat, berdasarkan teori Sintaksis yang dipelajari.
Mendukung Kemampuan Menyusun Teks
Membantu dalam menyusun teks narasi, eksposisi, deskripsi, dan argumentasi. Tentunya, dengan struktur kalimat yang tepat. Berguna, dalam pembuatan karya ilmiah. Terlebih, untuk teknik penulisan formal lainnya.
Memahami Variasi dan Perbedaan Sintaksis
Mengetahui perbedaan struktur Sintaksis, dalam berbagai ragam bahasa. Misalnya seperti lisan dibandingkan tulis, formal vs informal, dan semacamnya. Memahami perbedaan struktur kalimat, antar dialek atau bahasa.
Menjadi Landasan Untuk Studi Linguistik Lanjutan
Sintaksis adalah, fondasi penting dalam Linguistik. Mendasari studi morfologi, semantik, pragmatik, dan penerjemahan. Diperlukan, bagi yang ingin melanjutkan studi. Yakni ke bidang linguistik, penerjemahan, dan pengajaran bahasa.
Teori-Teori Sintaksis dan Tokohnya
Sintaksis mempunyai, berbagai macam teori-teori. Guna, menjelaskan secara ilmiah dan terkonsep mengenai tema ini. Dicetuskan oleh para tokoh ahli, di bidang Linguistik. Tentunya, dapat dipertanggungjawabkan secara saintifik. So, berikut beberapa teorinya, antara lain :
Teori Tata Bahasa Tradisional
Tokoh : Berakar dari pemikiran Yunani kuno, seperti Aristoteles. Lalu, berkembang di kalangan Gramatikawan Latin.
Ciri-Ciri :
Fokus pada aturan, tata bahasa normatif.
Menekankan pada fungsi kata (subjek, predikat, objek) berdasarkan bentuk.
Digunakan dalam pendidikan klasik.
Kelemahan :
Tidak menganalisis struktur internal kalimat secara mendalam.
Tidak memadai untuk analisis bahasa lisan, atau variasi bahasa modern.
Teori Tata Bahasa Struktural (Strukturalisme)
Tokoh : Leonard Bloomfield
Ciri-Ciri :
Bahasa dipandang, sebagai sistem struktur formal.
Analisis berdasarkan, distribusi unsur-unsur linguistik dalam kalimat.
Menggunakan prosedur seperti segmentasi, klasifikasi, dan labelisasi.
Konsep Utama :
Konstituen langsung (Immediate Constituents/ICs).
Kalimat dibagi menjadi, bagian-bagian berdasarkan hierarki struktur.
Kelemahan :
Tidak mampu menjelaskan, makna secara mendalam.
Kurang memperhatikan, hubungan semantik atau kognitif.
Teori Tata Bahasa Transformasi-Generatif
Tokoh : Noam Chomsky (Amerika Serikat)
Karya Utama : Syntactic Structures (1957)
Ciri-Ciri :
Menjelaskan kompetensi Linguistik, yaitu pengetahuan bawah sadar penutur tentang bahasanya.
Memperkenalkan transformasi, yaitu perubahan dari bentuk dasar (deep structure) ke permukaan (surface structure).
Komponen Utama :
Tata bahasa frasa (Phrase Structure Grammar).
Transformasi.
Representasi dalam bentuk pohon Sintaksis.
Jenis Transformasi :
Transformasi pasif, tanya, negatif, dan lain-lain.
Teori Tata Bahasa Fungsional
Tokoh : Michael Halliday
Karya Utama : Systemic Functional Grammar (SFG)
Ciri-Ciri =
Sintaksis dipengaruhi oleh, fungsi sosial dan komunikasi bahasa.
Kalimat dipandang dari, fungsi semantik dan pragmatik.
Tiga Metafungsi Bahasa =
Ideasional : Menyampaikan informasi berdasarkan gagasan, ide, pemikiran.
Interpersonal: Membangun hubungan secara persuasif.
Tekstual : Mengorganisasi teks, atau menyampaikan secara apa yang ada pada naskah, cenderung hafalan atau terlalu saklek.
Keunggulan =
Kontekstual dan komunikatif.
Relevan dalam analisis wacana, pengajaran bahasa, dan penerjemahan.
Teori Tata Bahasa Relasional
Tokoh : David Perlmutter dan Paul Postal
Konsep Utama :
Menekankan pada relasi gramatikal, seperti subjek dan objek.
Menggunakan pendekatan strata (lapisan), struktur dalam kalimat.
Ciri-Ciri :
Memisahkan antara, struktur morfologis dan Sintaksis.
Fokus pada peran Sintaksis yang tetap, meskipun strukturnya berubah.
Teori Tata Bahasa Ketergantungan (Dependency Grammar)
Tokoh : Lucien Tesnière
Ciri-Ciri :
Menekankan hubungan ketergantungan, antar kata dalam kalimat.
Satu kata menjadi pusat (head), dan kata lain menjadi dependen-nya.
Contoh :
Dalam kalimat "Dia makan nasi", kata "makan" adalah pusat, "dia" dan "nasi" bergantung padanya.
Kelebihan :
Sederhana untuk pemrosesan komputer (Natural Language Processing).
Mudah digambarkan, dalam bentuk pohon.
Teori Tata Bahasa Leksikal-Fungsional (LFG)
Tokoh : Joan Bresnan dan Ronald Kaplan
Ciri-Ciri :
Memisahkan antara struktur fungsional (fungsi gramatikal), dan struktur frase (bentuk Sintaksis).
Menganalisis kalimat dari dua sudut: f-struktur (fungsi) dan c-struktur (konstituen).
Keunggulan :
Cocok untuk bahasa-bahasa, dengan urutan kata bebas. Misalnya seperti, bahasa Indonesia.
Teori Tata Bahasa Head-Driven Phrase Structure Grammar (HPSG)
Tokoh : Carl Pollard dan Ivan Sag
Ciri-Ciri :
Berbasis pada fitur (fitur-fitur leksikal).
Menggunakan prinsip head (inti frasa), dalam struktur Sintaksis.
Bersifat sangat formal, dan digunakan dalam komputasi Linguistik.
Keunggulan :
Bisa diterapkan pada, sistem NLP (Natural Language Processing) secara akurat.
Demikianlah artikel dari Kami EKA BKJ yang membahas tentang, Sintaksis. Terutama mengenai tujuan pembelajaran, teori-teori, perbandingan. Sehingga, dapat berguna bagi Anda para readers. Tentunya, dalam mendalami dunia Linguistik. Baik secara teoritis, dan kajian akademis. Maupun, implementasi nyata di industri penulisan dan media. Oke Guys, sekian dari Kami dan terimakasih.
Owner, Founder, CEO
= 085704703039
Customer Service
BAGI ANDA YANG SUDAH MEMBACA KONTEN & ARTIKEL DI ATAS, SILAHKAN UNTUK MEMBAYAR SEIKHLASNYA KE REKENING KAMI BERIKUT, UNTUK MENDUKUNG SITUS INI =
0481723808
EKA APRILIA.... BCA
0895367203860
EKA APRILIA, OVO